sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Perkuat Portofolio WtE, OASA Siap Garap Proyek PSEL Lampung Raya

Market news editor Taufan Sukma Abdi Putra
20/07/2026 22:18 WIB
fokus dalam bisnis WtE dinilai relevan dan sejalan dengan meningkatnya dukungan berbagai pihak dalam pengembangan infrastruktur pengelolaan sampah.
Perkuat Portofolio WtE, OASA Siap Garap Proyek PSEL Lampung Raya (foto: iNews Media Group)
Perkuat Portofolio WtE, OASA Siap Garap Proyek PSEL Lampung Raya (foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) menyampaikan strategi terbarunya dalam upaya pengembangan bisnis dan portofolio proyek Perseroan, terutama dalam ekosistem Waste-to-Energy (WtE) di Indonesia.

Langkah untuk fokus dalam bisnis WtE dinilai relevan dan sejalan dengan meningkatnya dukungan berbagai pihak dalam pengembangan infrastruktur pengelolaan sampah dan transisi energi nasional.

Dalam hal ini, pihak OASA mengumumkan bahwa Konsorsium Bumi Biru Indonesia telah ditetapkan sebagai mitra terpilih (Selected Partner) untuk pengembangan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Lampung Raya dalam proses Partner Selection Batch-2 yang diselenggarakan oleh Danantara Indonesia.

"Konsorsium Bumi Biru Indonesia ini sendiri terdiri atas SUS Environment Inc. bersama salah satu anak usaha kami, yaitu PT Indoplas Dewata Energi," ujar Direktur Utama OASA, Bobby Gafur Umar, dalam Paparan Publik (Public Expose) yang digelar Perseroan, di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Menurut Bobby, proyek PSEL Lampung Raya dirancang dengan kapasitas pengolahan sekitar 1.167 ton sampah per hari, dan merupakan bagian dari pengembangan proyek WtE Batch-2, yang bertujuan mempercepat pembangunan fasilitas pengelolaan sampah modern di berbagai wilayah Indonesia.

Bagi OASA sendiri, perkembangan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas partisipasi dalam mendukung pengembangan ekosistem WtE nasional melalui kolaborasi bersama mitra strategis yang memiliki pengalaman dan kapabilitas di bidang pengembangan fasilitas pengolahan sampah berbasis energi.

Bobby menjelaskan, upaya pengembangan ekosistem WtE memang membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, sektor swasta, mitra teknologi, dan berbagai pemangku kepentingan, agar dapat menghadirkan manfaat secara lebih optimal bagi masyarakat.

"Perkembangan saat ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mempercepat pembangunan fasilitas WtE di Indonesia. OASA berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan proyek-proyek yang tidak hanya menghasilkan solusi pengelolaan sampah yang lebih modern, tapi juga memberikan kontribusi terhadap transisi energi, pengurangan emisi, dan pembangunan yang berkelanjutan," ujar Bobby.

Bagi OASA, perkembangan proyek pengembangan di Lampung Raya sendiri dapat diartikan sebagai pelengkap portofolio WtE Perseroan, yang saat ini terus berkembang di berbagai wilayah Indonesia.

Sementara, pada proyek PSEL Tangerang Selatan, Perseroan terus melanjutkan proses penyesuaian pengembangan proyek sesuai implementasi Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025. Penyesuaian tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses transisi menuju skema pengembangan yang selaras dengan kebijakan pemerintah dalam percepatan pembangunan fasilitas WtE nasional, sekaligus memperkuat landasan pengembangan proyek pada tahap berikutnya.

Dengan dukungan kebijakan pemerintah yang semakin kondusif, meningkatnya kebutuhan pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah, serta semakin besarnya perhatian terhadap investasi berkelanjutan, OASA yakin industri WtE bakal menjadi salah satu penggerak penting pertumbuhan energi bersih di Indonesia.

"Melalui portofolio proyek yang terus berkembang, kami optimistis dapat memperkuat posisi sebagai salah satu pelaku utama dalam pengembangan WtE di Indonesia, sekaligus menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi masyarakat, lingkungan, dan seluruh pemegang saham Perseroan," ujar Bobby.

Dengan berbagai langkah strategis yang saat ini tengah dijalankan, Bobby yakin bakal semakin memperkuat posisi OASA sebagai perusahaan yang berperan aktif dalam mendukung pembangunan infrastruktur lingkungan dan transisi energi nasional.

"Kami akan terus menjaga disiplin dalam pelaksanaan proyek, memperkuat kemitraan strategis, dan menghadirkan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Bobby.

(taufan sukma)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement