Perubahan ekspektasi terhadap suku bunga dapat berdampak langsung terhadap dolar AS dan imbal hasil obligasi Treasury, yang pada akhirnya memengaruhi daya tarik emas.
Pada hari yang sama, pasar juga akan mendapatkan rilis awal revisi tahunan data nonfarm payrolls serta angka final Consumer Sentiment dari University of Michigan untuk Agustus.
Sejumlah analis menilai pelemahan dolar AS menjadi katalis penting bagi emas.
Indeks dolar AS bertahan di dekat level terendah sejak pertengahan Mei, di tengah meningkatnya pertanyaan investor mengenai kebijakan Departemen Keuangan AS dalam menopang pasar obligasi.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Kamis (20/8) pekan lalu mengatakan pemerintah dapat memperluas pembelian kembali obligasi Treasury.
Pernyataan tersebut muncul sehari setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana menggandakan pembelian kembali surat utang berjangka panjang.