Kepala Strategi Mata Uang di investingLive, Adam Button, memperkirakan harga emas masih berpeluang melanjutkan kenaikan.
Menurut dia, kebijakan dolar kuat AS kini kehilangan daya dukung, sementara langkah pemerintah AS terkait pasar Treasury turut menjadi perhatian investor.
Pandangan serupa disampaikan Presiden Adrian Day Asset Management, Adrian Day.
Dia menilai dampak jangka pendek dari peningkatan pembelian kembali obligasi jangka panjang AS kemungkinan mereda, tetapi persoalan fundamental yang terekspos dari kebijakan tersebut masih akan menjadi perhatian pasar.
Presiden sekaligus COO Asset Strategies International, Rich Checkan, juga melihat prospek emas tetap positif.
Menurut dia, fokus pasar saat ini tidak hanya tertuju pada perang, perdamaian, atau suku bunga, tetapi juga pada kebijakan pemerintah AS untuk meningkatkan pembelian kembali surat utang jangka panjang.