Di sisi bawah, support WTI berada di USD90,12-USD87,39. Tren utama baru berubah menjadi turun jika harga menembus level USD78,55.
Sementara itu, Brent menghadapi resistance pada USD99,20-USD101,50. Menurut Hyerczyk, harga perlu menembus USD99,20 untuk membuka ruang menuju USD101,50 dan level tertinggi utama USD104,71.
Namun, terbentuknya lower high di USD102,39 dapat menjadi sinyal meningkatnya tekanan jual.
Support Brent berada di USD93,80-USD91,22, sementara tren utama berpotensi berubah menjadi turun jika harga menembus USD93,68. (Aldo Fernando)