Dengan demikian, prospek minyak pekan ini akan sangat bergantung pada kemampuan WTI mempertahankan area USD90 dan Brent bertahan di atas USD99,20.
Pelepasan cadangan diesel menjadi katalis penekan harga, tetapi belum menyelesaikan defisit pasokan yang membuat pasar tetap ketat.
Terlebih, Barclays menaikkan proyeksi harga Brent kuartal IV-2026 menjadi USD115 per barel, menunjukkan bahwa sebagian pelaku pasar masih melihat pelepasan cadangan sebagai solusi sementara, bukan penyelesaian atas persoalan pasokan.
Pasar juga masih harus memperhitungkan produksi OPEC+ yang sekitar 5 juta barel per hari di bawah level sebelum perang, penundaan peninjauan kapasitas, serta meningkatnya risiko serangan terhadap infrastruktur energi. (Aldo Fernando)