sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Proyeksi Sepekan: Harga Emas Berpotensi Naik Meski Sentimen Pasar Terbelah

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
09/03/2026 06:50 WIB
Harga emas dunia naik pada Jumat (6/3/2026) pekan lalu usai data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan.
Proyeksi Sepekan: Harga Emas Berpotensi Naik Meski Sentimen Pasar Terbelah. (Foto: Freepik)
Proyeksi Sepekan: Harga Emas Berpotensi Naik Meski Sentimen Pasar Terbelah. (Foto: Freepik)

“Saya tetap mempertahankan bias bullish meskipun pekan ini cukup berat. Level dukungan USD 5.000 pada emas spot sejauh ini bertahan dengan baik, dan menurut saya ini bisa menjadi peluang nilai yang menarik menjelang pekan ini,” ujar analis senior pasar di Forex.com, James Stanley.

Pandangan serupa disampaikan analis pasar senior di Barchart.com, Darin Newsom.

“Naik. Akan ada aksi jual, seperti yang baru-baru ini terjadi, bahkan dalam skala yang sangat luas. Namun, hal itu tidak mengubah fakta bahwa pasar masih berada dalam tren naik jangka panjang,” tutur Newsom.

Sementara itu, presiden Adrian Day Asset Management, Adrian Day, mengatakan pasar masih mencerna implikasi dari perang Iran.

Namun, pendorong jangka panjang yang telah mengangkat harga emas menembus USD5.000 diperkirakan kembali mendominasi dalam waktu dekat.

Pada pekan ini, sebanyak 18 analis berpartisipasi dalam Survei Emas Kitco News. Setelah momentum emas melemah, hanya separuh responden Wall Street yang tetap berpandangan bullish.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement