Proprietary trader di perusahaan perdagangan Iceberg X Sdn Bhd yang berbasis di Kuala Lumpur, David Ng, mengatakan pergerakan CPO mengikuti penguatan pasar minyak kedelai, sementara kekhawatiran terhadap produksi turut menopang sentimen pasar.
"Kami melihat harga mendapat dukungan di atas 4.800 ringgit Malaysia, dengan level resistance di 4.950 ringgit," ujarnya, dikutip Reuters.
Kontrak minyak kedelai paling aktif di Bursa Dalian naik 1,67 persen, sedangkan kontrak minyak sawit menguat 1,1 persen. Sementara itu, harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade melonjak 2,13 persen.
Harga minyak sawit kerap mengikuti pergerakan minyak nabati pesaing karena saling bersaing dalam memperebutkan pangsa pasar minyak nabati global.
Di sisi lain, harga minyak mentah bergerak stabil, tetapi masih menuju penurunan secara mingguan.