sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Raih Penghargaan ICAII 2026, Multitrend Indo Ungkap Strategi Integrasi Emway Globalindo

Market news editor Iqbal Dwi Purnama
03/09/2026 16:21 WIB
PT Multitrend Indo Tbk (MTI) menyiapkan 108 alur kerja (workstream) untuk mengintegrasikan PT Emway Globalindo (EGI) yang telah resmi diakuisisi.
Raih Penghargaan ICAII 2026, Multitrend Indo Ungkap Strategi Integrasi Emway Globalindo. Foto: iNews Media Group.
Raih Penghargaan ICAII 2026, Multitrend Indo Ungkap Strategi Integrasi Emway Globalindo. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - PT Multitrend Indo Tbk (MTI) menyiapkan 108 alur kerja (workstream) untuk mengintegrasikan PT Emway Globalindo (EGI) yang telah resmi diakuisisi. Strategi tersebut menjadi bagian dari inovasi integrasi model bisnis strategis PT Multitrend Indo Tbk dan PT Emway Globalindo yang mengantarkan perusahaan meraih penghargaan dalam ajang IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia (ICAII) 2026.

Direktur Utama Multitrend Indo, Niraj Jain mengatakan proses integrasi akuisisi EGI dilakukan secara terstruktur dengan mencakup berbagai aspek, mulai dari sumber daya manusia, proses bisnis, sistem hingga keuangan.

"Setiap proses integrasi selalu kompleks dan melibatkan berbagai aspek, mulai dari orang, proses, sistem, dan hal-hal lainnya. Untuk akuisisi Emway Globalindo yang kami lakukan, prosesnya cukup kompleks dan penting bagi kami untuk menanganinya dengan baik," ujar Niraj dalam gelaran ICAII, di Gedung iNews Tower, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Untuk memastikan seluruh proses berjalan terarah, Multitrend Indo mengembangkan rencana dasar integrasi PT Multitrend Indo Tbk dan PT Emway Globalindo. Dalam rencana tersebut, perusahaan mengidentifikasi berbagai proses yang perlu diintegrasikan dan membaginya menjadi 108 workstream.

"Di situlah kami mengembangkan rencana dasar integrasi PT Multitrend Indo Tbk dan PT Emway Globalindo. Sebagai bagian dari rencana tersebut, kami melihat berbagai proses dan hal-hal yang perlu diintegrasikan, kemudian kami membaginya ke dalam 108 alur kerja (workstream). Seluruhnya digabungkan menjadi satu sehingga semua aspek dapat tercakup," kata dia.

Menurut Niraj, 108 workstream tersebut mencakup sejumlah bidang bisnis, seperti keuangan, sistem, proses, dan berbagai aspek lainnya. Seluruh proses kemudian disatukan dan dipantau melalui satu matriks sehingga perkembangan integrasi dapat dilacak dalam satu sistem.

"Integrasi tersebut mencakup berbagai bidang bisnis, termasuk keuangan, sistem, proses, dan lainnya. Sebagai bagian dari proses itu, kami menyatukannya dan memantaunya melalui satu matriks sehingga seluruh proses dapat dilacak dalam satu sistem," ujar Niraj.

Ia mengungkapkan proses integrasi PT Multitrend Indo Tbk dan PT Emway Globalindo saat ini telah mencapai sekitar 59 persen. Menurutnya, progres integrasi berjalan dengan baik dan berpotensi selesai lebih cepat dari target awal.

Semula, Multitrend Indo menetapkan masa transisi atau periode integrasi selama 18 bulan. Namun, dengan perkembangan yang telah dicapai, perusahaan memperkirakan proses tersebut dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 15 bulan.

"Kami sangat senang dengan pencapaian tersebut," ucapnya.

Di sisi lain, Niraj menyebut tantangan terbesar dalam penerapan inovasi dan proses integrasi adalah mengubah pola pikir orang-orang di dalam perusahaan.

Menurutnya, penyatuan cara pandang menjadi faktor penting untuk memastikan perubahan dapat berjalan dengan lebih mudah. Dalam hal ini, dukungan dari tim menjadi salah satu faktor yang membantu perusahaan menjalankan proses integrasi.

"Tantangan terbesar selalu bagaimana mengubah pola pikir orang. Kami beruntung memiliki tim yang sangat baik dan sangat mendukung. Jadi, kami mampu menyatukan orang-orang, dan ketika semua orang memiliki cara pandang yang sama, maka perubahan akan jauh lebih mudah dilakukan," ujar dia.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement