Hasil simulasi menunjukkan jumlah saham tercatat (tidak termasuk saham treasury) tetap 4.227.082.500 saham, dengan saham treasury sebanyak 54.466.200 saham. Sementara itu, jumlah saham free float setelah buyback diproyeksikan menjadi 988.433.696 saham atau 23,38 persen.
Dengan demikian, persentase free float RAJA masih jauh di atas batas minimum 7,5 persen yang ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).
Bahkan, angka tersebut juga tetap berada di atas potensi kenaikan ambang batas menjadi 15 persen sebagaimana rencana perubahan peraturan Bursa.
Dalam pelaksanaan buyback, RAJA menggunakan dana yang berasal dari saldo kas internal perseroan sehingga tidak menimbulkan tambahan liabilitas maupun biaya pembiayaan (financing cost) bagi perseroan.
Adapun periode pembelian kembali saham akan berlangsung mulai 29 Januari sampai dengan 28 April 2028.
(DESI ANGRIANI)