IDXChannel – Keputusan MSCI membekukan sementara sejumlah perubahan dalam indeks saham Indonesia langsung menekan saham-saham konglomerat yang selama ini mengandalkan narasi index play.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam 7,34 persen ke level 8.321,22. Nilai transaksi tercatat jumbo, yakni sebesar Rp30,00 triliun, dengan volume perdagangan 40,69 miliar saham.
Sebanyak 800 saham turun, hanya 32 saham yang naik, dan 126 sisanya stagnan.
Saham-saham konglomerat, dari mulai Grup Bakrie, Barito, hingga Salim, dan bank besar kompak menjadi pemberat indeks acuan.
Sejumlah emiten konglomerasi seperti PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) langsung ambruk hingga 15 persen atau menyentuh batas auto rejection bawah (ARB).
Saham lain seperti PANI, BRPT, BRMS, CDIA, BUMI, hingga BREN juga tercatat jatuh belasan persen hingga ARB dalam satu hari perdagangan.