IDXChannel – Investor dinilai lebih memilih bersikap wait and see menjelang libur lebaran seiring koreksi tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat (13/3/2026) lalu, tersengat sentimen global yang memburuk dan lonjakan harga minyak dunia akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG merosot 3,05 persen ke level 7.137,21, dengan nilai transaksi Rp13,64 triliun dan volume perdagangan 26,88 miliar saham.
Sebanyak 656 saham turun, 113 saham naik, dan 189 saham stagnan.
Asing membukukan jual bersih (net sell) Rp221,84 miliar di pasar reguler pada Jumat. Dalam sepekan, asing membukukan net sell hingga Rp1,23 triliun.
Kinerja IHSG dalam sepekan juga tertekan, turun 5,91 persen, menandai penurunan mingguan ketiga berturut-turut.
Sementara, dalam sebulan terakhir terdepresiasi signifikan 13,09 persen.
Menurut analis BRI Danareksa Sekuritas, penurunan tajam IHSG pada Jumat lalu seiring meningkatnya sentimen risk-off global.