Dari pasar ekspor, penjualan dari over the counter mencapai Rp10,35 miliar, sedangkan ethical sebesar Rp952,78 juta. Adapun, tiga pembeli utama Indofarma sepanjang kuartal I-2025 terdiri dari PT Bio Farma (Persero), PT Kimia Farma Trading and Distribution, dan Hikmat Hanifi Ltd.
Selain penjualan, rugi INAF bisa dipangkas karena turunnya beban perseroan. Beban penjualan menyusut dari Rp3,88 miliar menjadi Rp353,1 juta.
Sementara itu, beban umum dan administrasi turun hampir dua kali lipat dari Rp12,7 miliar menjadi Rp6,55 miliar pada kuartal I-2026.
(Febrina Ratna Iskana)