“Untuk mencari sinyal mengenai inflasi dan untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah suku bunga Amerika Serikat,” kata Ibrahim.
Pada akhir perdagangan Jumat (28/8/2026), rupiah ditutup menguat ke level Rp17.693 per dolar AS jika dibandingkan dengan posisi hari sebelumnya di level Rp17.744 per dolar AS.
Pergerakan tersebut sejalan dengan rentang pergerakan kurs JISDOR Bank Indonesia yang bergerak di kisaran Rp17.703,00 hingga Rp17.762,00 sepanjang periode 24–27 Agustus 2026. (Wahyu Dwi Anggoro)