Kenaikan harga bensin, solar, dan pangan menjadi pendorong inflasi utama. Adapun inflasi inti dipengaruhi peningkatan biaya tempat tinggal, sewa setara pemilik (owner-equivalent rent), rekreasi, dan pendidikan, serta lonjakan harga mobil dan truk bekas.
Pasar selanjutnya akan mencermati sejumlah data ekonomi AS, termasuk Indeks Harga Produsen atau Producer Price Index (PPI), penjualan ritel, klaim awal tunjangan pengangguran, serta pidato lanjutan dari sejumlah pejabat bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).
Data tersebut akan menjadi perhatian investor dalam menilai arah perekonomian AS dan prospek kebijakan moneter The Fed.
Evaluasi MSCI dan Risiko Fiskal Jadi Perhatian
Dari dalam negeri, Ibrahim menyoroti tekanan di pasar saham Indonesia menjelang evaluasi Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada November 2026.
Bobot Indonesia dalam indeks MSCI Emerging Markets diperkirakan hanya sekitar 0,43 persen pada akhir September. Investor juga mencermati risiko penurunan klasifikasi pasar, kelanjutan pembekuan saham, serta perkembangan reformasi pasar modal Indonesia.