Penurunan tersebut dipengaruhi kuota produksi, ketidakpastian kebijakan, serta gangguan pengiriman.
“Kondisi tersebut berpotensi menjaga harga batu bara tetap tinggi di tengah keterbatasan supply dan meningkatnya kebutuhan energi,” tulis BRI Danareksa. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.