“Dukungan struktural bagi logam mulia masih tetap kuat,” tulis dua analis valas OCBC Group Research dalam laporan riset, dikutip Dow Jones Newswires.
“Permintaan diversifikasi portofolio terus ditopang oleh risiko geopolitik, meningkatnya beban utang, serta ketidakpastian kebijakan AS,” imbuh mereka mereka.
Sementara itu, ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) secara agresif mulai mereda setelah Trump mencalonkan Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed.
Meski demikian, pasar masih memperkirakan dua kali pemangkasan suku bunga tahun ini, kemungkinan sekitar pertengahan tahun dan akhir 2026.
Di sisi lain, sejumlah data ketenagakerjaan utama AS, termasuk JOLTS dan laporan tenaga kerja bulanan, mengalami penundaan akibat penutupan sebagian pemerintahan.