sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Saham Bank Besar Turut Kerek IHSG Naik 1 Persen Jelang Akhir Pekan

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
17/07/2026 14:56 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatannya jelang akhir pekan, Jumat (17/7/2026).
Saham Bank Besar Turut Kerek IHSG Naik 1 Persen Jelang Akhir Pekan. (Foto:
Saham Bank Besar Turut Kerek IHSG Naik 1 Persen Jelang Akhir Pekan. (Foto:

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatannya jelang akhir pekan, Jumat (17/7/2026), ditopang reli saham-saham perbankan berkapitalisasi besar atau big banks.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 14.42 WIB, IHSG menguat 1,06 persen ke level 6.173.

Nilai transaksi mencapai Rp9,78 triliun dengan volume perdagangan 15,00 miliar saham.

Sebanyak 347 saham menguat, 281 saham melemah, dan 337 saham bergerak stagnan.

Penguatan indeks dipimpin oleh saham-saham perbankan yang menjadi kontributor utama kenaikan IHSG. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melonjak 4,20 persen ke level Rp2.980 per unit, diikuti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang naik 3,71 persen ke Rp4.470 per unit.

Selanjutnya, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menguat 3,61 persen menjadi Rp6.450 per unit, sementara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) meningkat 3,14 persen ke level Rp3.610 per unit.

Selain sektor perbankan, penguatan juga ditopang oleh raksasa telekomunikasi pelat merah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang melesat 5,14 persen menjadi Rp2.660 per unit.

Kemudian, saham PT Astra International Tbk (ASII) menguat 0,98 persen, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) bertambah 0,59 persen, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) naik 0,52 persen.

Dengan kenaikan tersebut, IHSG telah menguat 4,41 persen sepanjang pekan ini.

Sejak awal Juli 2026, indeks acuan hanya mencatat satu kali penurunan harian, yakni pada 8 Juli, sehingga berpeluang mempertahankan pola penguatan yang secara historis kerap terjadi pada bulan ini.

Reli saham-saham bank juga terjadi di tengah meningkatnya ekspektasi investor menjelang pekan musim laporan keuangan emiten perbankan.

Pelaku pasar diperkirakan mencermati kinerja bank-bank besar pada kuartal II-2026 atau semester I-2026, terutama perkembangan pertumbuhan kredit, NIM, biaya kredit, rasio kredit bermasalah (NPL), CASA, serta panduan kinerja hingga akhir 2026.

Pada perdagangan sebelumnya, Kamis (16/7/2026), IHSG ditutup menguat 1,10 persen. Penguatan tersebut didukung sentimen positif dari realisasi Foreign Direct Investment (FDI) Indonesia yang melonjak 27,4 persen secara tahunan (year on year/YoY) menjadi rekor Rp257,7 triliun pada kuartal II 2026.

Dari eksternal, menurut BRI Danareksa Sekuritas, pelaku pasar mencermati data penjualan ritel (Retail Sales) Amerika Serikat yang naik 0,2 persen secara bulanan (month on month/MoM) pada Juni, sejalan dengan ekspektasi pasar.

Data tersebut mengindikasikan konsumsi masyarakat AS masih cukup resilien meski mengalami perlambatan.

Investor juga akan terus memantau perkembangan konflik di Timur Tengah serta arah kebijakan Federal Reserve (The Fed) yang masih cenderung berhati-hati dalam menyikapi tekanan inflasi. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement