Menurutnya, penguatan yang sangat cepat tersebut masih membutuhkan konfirmasi pada beberapa sesi perdagangan berikutnya.
“Apakah kenaikan ini akan berlanjut terus atau justru kembali melemah (false rebound), memang perlu dikonfirmasi pada perdagangan hari hari berikutnya. Namun yang pasti, dalam dua terakhir, investor domestik tampak dominan dan pegang kendali,” kata Yosua.
Data perdagangan menunjukkan investor asing masih membukukan jual bersih (net foreign sell/NFS) sebesar Rp3,13 triliun pada Rabu. Tekanan jual terbesar tercatat di saham BBRI dan TPIA masing-masing sebesar Rp571,3 miliar dan Rp395 miliar.
Meski menjadi sasaran aksi jual asing, saham BBRI tetap ditutup menguat 3,23 persen ke level Rp2.880. Sementara itu, saham TPIA berakhir turun 7,42 persen ke Rp1.810 setelah sempat melonjak pada sesi pertama perdagangan.
Berdasarkan data pasar, total nilai transaksi di pasar reguler mencapai Rp31,7 triliun.