Kemudian, PT Bank Jago Tbk (ARTO) menjadi penutup daftar penggerak utama setelah melonjak 23,37 persen, berkontribusi 1,84 poin terhadap kenaikan IHSG.
Di sisi lain, Phintraco Sekuritas menilai pergerakan IHSG masih cenderung terbatas.
Secara teknikal, indeks telah ditutup di atas rata-rata pergerakan (MA) 5 hari dan 10 hari, namun masih berada di bawah MA-20. Stochastic RSI telah membentuk death cross, sementara histogram MACD masih bertahan di area positif.
Karena itu, Phintraco memperkirakan IHSG masih berpotensi bergerak sideways pada kisaran 5.800-6.000 pada pekan depan.
Dari sisi sentimen, harga minyak mentah masih melanjutkan pelemahan tipis seiring meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.