Valuasi tersebut dinilai relatif rendah dibandingkan profil bisnis BRIS, yang memiliki return on equity (ROE) sebelum rights issue sekitar 15–16 persen dan pertumbuhan pembiayaan di kisaran belasan persen.
Meski demikian, penguatan harga saham di tengah rencana buyback belum dengan sendirinya menghilangkan risiko dari agenda penambahan modal.
Arah pergerakan BRIS selanjutnya juga akan dipengaruhi oleh realisasi buyback, kepastian skema rights issue, serta respons investor terhadap potensi dilusi dan peningkatan free float. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.