IDXChannel – Saham emiten jasa ride-hailing dan finansial PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) turun tajam pada perdagangan Senin (28/9/2026), bertepatan dengan mulai berlakunya aturan baru Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menghapus batas harga minimum saham Rp50 atau gocap.
Berdasarkan data BEI, hingga pukul 10.46 WIB, saham GOTO turun 14 persen menjadi Rp43 per unit. Penurunan tersebut telah menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) 15 persen, dengan mempertimbangkan fraksi harga.
Nilai transaksi saham GOTO tercatat Rp4,55 miliar, sementara antrean jual di harga Rp43 mencapai sekitar 1,03 miliar lot atau setara dengan Rp4,45 triliun.
Menanggapi tekanan tersebut, Head of Corporate Affairs GoTo Audrey Petriny mengatakan pergerakan harga saham GOTO saat ini tidak mencerminkan fundamental bisnis perseroan.
“Harga saham GoTo saat ini tidak mencerminkan fundamental bisnis yang terus menguat. Dinamika harga saham lebih disebabkan oleh aspek teknis menyusul aturan baru Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait batas bawah harga saham yang tidak lagi di Rp50,” kata Audrey, dalam keterangan resmi, Senin (28/9/2026).