IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mengalami perubahan signifikan pada komposisinya setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana mengecualikan sekitar 80 saham dengan tingkat konsentrasi kepemilikan tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan indeks.
Analis Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto menilai langkah tersebut dapat membuat IHSG lebih merepresentasikan pergerakan saham yang benar-benar tersedia bagi investor independen.
Dalam riset 20 Oktober 2026, Rully menyebut BEI berencana mengeluarkan sekitar 80 saham HSC, atau sekitar 18 persen dari total konstituen IHSG menurut estimasi BEI, mulai awal November 2026.
Menurut Rully, perubahan tersebut merupakan penyempurnaan metodologi IHSG yang konstruktif.
Pasalnya, kapitalisasi pasar yang besar tidak selalu mencerminkan besarnya jumlah saham yang tersedia untuk diperdagangkan oleh investor publik.