Direktur PT Niramas Utama Tbk, Adhi S. Lukman menilai, besarnya antusiasme investor merupakan tanggung jawab besar yang wajib dijaga melalui capaian kinerja dan pertumbuhan usaha yang berkesinambungan.
"Dengan demikian, apresiasi yang diberikan investor benar-benar menjadi cerminan fundamental JELI yang kuat dan prospek usaha yang kami miliki," kata Adhi.
Reputasi underwriter dan minimnya likuiditas saham menjadi beberapa pertimbangan investor memburu saham IPO JELI. Dalam pantauan IDX Channel, investor yang memesan saham IPO JELI hanya memperoleh bagian sedikit.
Untuk pemesanan di bawah Rp100 juta, saham yang didapat berada di kisaran 1-2 lot, bahkan cukup banyak yang tidak memperoleh jatah. Sementara untuk nominal pemesanan di atas Rp100 juta, jatah lot saham yang diperoleh berkisar antara 0,2-0,9 persen dari nilai pemesanan.
Dengan selesainya masa penawaran umum dan penjatahan efek, maka proses selanjutnya yakni distribusi saham yang dijadwalkan pada 6 Juli. Saham JELI akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Juli.
(Rahmat Fiansyah)