IDXChannel - Saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) kembali menunjukkan betapa liar pergerakannya pada perdagangan Rabu (19/8/2026).
Emiten batu bara milik konglomerat Low Tuck Kwong itu sempat jatuh hingga menyentuh level auto rejection bawah (ARB) di Rp14.700 per unit, di awal pembukaan pasar sebelum berbalik arah dan melesat ke level tertinggi harian Rp18.650 hanya dalam kurang lebih 30 menit.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.48 WIB, BYAN diperdagangkan di level Rp16.875, melemah 2,3 persen dari secara harian.
Padahal pada awal sesi, saham ini sempat terjun bebas hingga 14,9 persen ke Rp14.700, persis di level ARB, sebelum pembalikan arah tajam yang sempat membawanya positif hingga 8 persen di level tertinggi hari ini.
Pergerakan lebih dari 20 poin persentase dalam satu sesi ini kembali menegaskan status BYAN sebagai salah satu saham paling volatil di Bursa Efek Indonesia (BEI), terlepas dari kapitalisasi pasarnya (market cap) yang menjulang.