IDXChannel - Harga minyak sawit mentah (CPO) mencatat penurunan mingguan kedua berturut-turut.
Harga juga melemah untuk sesi keenam beruntun pada Jumat (2/10/2026), sekaligus mencapai level penutupan terendah dalam 12 pekan, tertekan lemahnya ekspor dan ekspektasi kenaikan persediaan.
Kontrak CPO acuan untuk pengiriman Desember di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun 0,46 persen menjadi 4.533 ringgit Malaysia per metrik ton pada Jumat.
Harga tersebut merupakan level penutupan terendah sejak 10 Juli 2026. Dalam sepekan, kontrak tersebut turun 2,98 persen.
“Futures CPO Bursa Malaysia berada di bawah tekanan akibat ekspor yang lemah, produksi yang meningkat, serta kenaikan stok akhir hingga lebih dari 3 juta ton,” ujar seorang trader berbasis di Kuala Lumpur, seperti dikutip Reuters.