Sementara itu, analis industri Dorab Mistry memperkirakan harga CPO Malaysia bergerak dalam kisaran 4.500-5.000 ringgit per ton hingga Desember.
Menurut dia, kenaikan persediaan masih menjadi beban bagi harga, meski produksi tahun depan diperkirakan menurun akibat fenomena El Niño.
Di Indonesia, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor minyak sawit mentah dan olahan mencapai 16,13 juta ton sepanjang Januari-Agustus, turun 0,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (Aldo Fernando)