Pola ini mengulang apa yang terjadi sehari sebelumnya, saat lonjakan BYAN turut menjadi motor utama penguatan IHSG lebih dari 1 persen pada sesi pertama perdagangan Selasa (18/8).
Ketergantungan arah indeks pada satu saham dengan free float minim seperti ini kembali menjadi sorotan, mengingat bobot kapitalisasi BYAN yang besar membuat pergerakannya berdampak proporsional besar pula terhadap IHSG, meski likuiditas riilnya jauh dari mencerminkan ukuran kapitalisasinya. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.