IDXChannel – Saham-saham konglomerat bersama bank besar menjadi motor penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (10/4/2026). Emiten Grup Barito milik Prajogo Pangestu memimpin reli pasar.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 10.20 WIB, IHSG melonjak 1,90 persen ke level 7.446,41 dengan nilai transaksi Rp6,95 triliun dan volume perdagangan 15,83 miliar saham.
Sebanyak 470 saham naik, 178 saham turun, dan 311 lainnya stagnan.
Dari kelompok konglomerat, saham-saham Grup Barito tampil dominan.
Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melesat 16,35 persen ke Rp6.050, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik 9,06 persen ke Rp1.385, PT Petrosea Tbk (PTRO) melonjak 8,57 persen ke Rp5.700.
Kemudian, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menguat 5,39 persen ke Rp1.955, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik 4,82 persen ke Rp5.975, dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) menguat 4,50 persen ke Rp1.045.
Reli juga terjadi pada saham konglomerat lainnya.
Dari Grup Salim, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) melonjak 10,06 persen ke Rp8.750, sementara PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menguat 1,40 persen ke Rp5.425.
Dari Grup Hapsoro, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) naik 6,60 persen ke Rp4.520, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) menguat 8,88 persen ke Rp5.825, dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) naik 3,45 persen ke Rp1.200.
Saham Grup Bakrie juga bergerak di zona hijau, seperti PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) naik 6,52 persen ke Rp980, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menguat 3,00 persen ke Rp515, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) naik 2,42 persen ke Rp127.
Selanjutnya, saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menguat 2,09 persen ke Rp1.710, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik 1,64 persen ke Rp248, serta PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) naik 1,18 persen ke Rp855.
Dari Grup Haji Isam, PT TBS Energi Utama Tbk (TEBE) naik 1,12 persen ke Rp1.360, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) menguat 3,74 persen ke Rp2.220, dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) naik 4,49 persen ke Rp8.725.
Sementara itu, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) milik Hashim Djojohadikusumo menguat 5,75 persen ke Rp2.390 dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dari Grup Sinarmas naik tipis 0,32 persen ke Rp3.130.
Dari Grup Boy Thohir, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menguat 0,41 persen ke Rp2.420 dan turut berada di zona hijau bersama saham-saham konglomerasi lainnya.
Di sektor perbankan, bank-bank besar turut memperkuat penguatan IHSG.
Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik 2,44 persen ke Rp3.360, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menguat 2,19 persen ke Rp4.670, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) naik 1,89 persen ke Rp3.780, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 1,54 persen ke Rp6.575.
IHSG dinilai melanjutkan fase rebound setelah mampu bertahan di area support 6.920-7.020 dan menembus resistance kunci 7.340.
Analis BRI Danareksa Sekuritas melihat perbaikan momentum tercermin dari penguatan MACD dan peningkatan volume perdagangan.
Dalam risetnya, BRI Danareksa Sekuritas menyebut bias jangka pendek IHSG berada pada kisaran netral hingga bullish, dengan support minor di area 7.300-7.340 dan resistance di rentang 7.500-7.580.
Dari sisi global, rencana negosiasi Israel dan Lebanon dinilai membantu meredakan risiko geopolitik kawasan serta memperkuat stabilitas gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, sementara penguatan bursa saham AS mencerminkan kembali munculnya sentimen risk-on di pasar global.
Dari domestik, perhatian investor tertuju pada MSCI Index Review Mei 2026 yang akan diumumkan pada 12 Mei dan berlaku efektif 1 Juni, termasuk pertemuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan MSCI pada pekan ketiga April untuk menilai perbaikan struktur pasar Indonesia dan standar investability. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.