Dari sisi global, rencana negosiasi Israel dan Lebanon dinilai membantu meredakan risiko geopolitik kawasan serta memperkuat stabilitas gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, sementara penguatan bursa saham AS mencerminkan kembali munculnya sentimen risk-on di pasar global.
Dari domestik, perhatian investor tertuju pada MSCI Index Review Mei 2026 yang akan diumumkan pada 12 Mei dan berlaku efektif 1 Juni, termasuk pertemuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan MSCI pada pekan ketiga April untuk menilai perbaikan struktur pasar Indonesia dan standar investability. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.