sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

IHSG Sepekan Terkoreksi 8,35 Persen, TPIA dan WBSA Huni Top Losers

Market news editor Rahmat Fiansyah
23/05/2026 09:10 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus tertekan didera sentimen negatif, baik dalam maupun luar negeri.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus tertekan didera sentimen negatif, baik dalam maupun luar negeri. (Foto: iNews Media Group)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus tertekan didera sentimen negatif, baik dalam maupun luar negeri. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus tertekan didera sentimen negatif, baik dalam maupun luar negeri. Proses rebalancing MSCI hingga pembentukan BUMN ekspor tunggal menekan kinerja indeks.

Dalam sepekan terakhir, IHSG turun 8,35 persen ke 6.162,04 poin. Indeks sempat bergerak ke bawah level psikologis 6.000 sebelum akhirnya memantul dan menguat menjelang akhir pekan.

Aktivitas perdagangan pada periode yang sama juga lebih aktif dengan peningkatan rata-rata nilai transaksi harian 16 persen menjadi Rp21,8 triliun. Selain nilai transaksi harian, volume transaksi harian juga naik 2,5 persen menjadi 36,67 miliar saham, sedangkan frekuensi transaksi turun 6,5 persen menjadi 2,4 juta kali transaksi. Pelemahan indeks yang disertai aktifnya jual beli tersebut mengindikasikan kuatnya penjualan saham di pasar modal.

Kapitalisasi pasar turun 10 persen menjadi Rp10.635 triliun, sejalan dengan penurunan IHSG. Investor asing mencatat jual bersih (net sell) Rp309,5 miliar sehingga mengakumulasi net sell sebear Rp41,6 triliun sejak awal 2026.

Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi saham yang paling turun dalam sepanjang pekan ini. Saham petrokimia milik taipan Prajogo Pangestu tersebut kehilangan nilainya hingga 53,5 persen.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement