IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah lebih dari 1 persen pada perdagangan Rabu (8/7/2026), memutus reli lima hari beruntun setelah pelaku pasar merespons keputusan S&P Dow Jones Indices (S&P DJI) yang memasukkan Indonesia ke dalam 2027 Country Classification Watchlist.
Langkah tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap potensi penerapan special measures hingga risiko penurunan status Indonesia dari Emerging Market apabila persoalan transparansi kepemilikan saham tidak kunjung terselesaikan.
Sentimen tersebut memperpanjang tekanan terhadap pasar modal domestik yang sejak awal 2026 telah dibayangi peringatan dari MSCI dan FTSE Russell terkait isu transparansi kepemilikan saham dan free float, yang memicu kekhawatiran atas status Indonesia sebagai Emerging Market.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.38 WIB, indeks acuan melemah 1,38 persen ke 5.903,76. Nilai transaksi mencapai Rp2,66 triliun dan volume perdagangan 5,5 miliar saham.
Secara keseluruhan, sebanyak 494 saham melemah, 145 menguat, dan 324 sisanya stagnan.