IDXChannel - Bursa saham Asia bergerak melemah pada Rabu (8/7/2026) seiring meningkatnya aksi jual di saham-saham teknologi setelah pelemahan Wall Street semalam.
Sentimen pasar juga dibayangi meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mendorong lonjakan harga minyak dan mengurangi minat investor terhadap aset berisiko.
Indeks Nikkei 225 Jepang memimpin pelemahan di kawasan dengan turun 0,89 persen ke bawah level 68.000. Sementara itu, indeks Topix ikut terkoreksi 0,8 persen menjadi 4.030.
Mengutip Trading Economics, tekanan pada pasar Jepang terutama berasal dari saham semikonduktor setelah muncul laporan bahwa perusahaan AI asal China, DeepSeek, tengah mengembangkan cip kecerdasan buatannya sendiri. Kabar tersebut memicu aksi jual pada saham-saham teknologi.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar yang mencatat penurunan antara lain Tokyo Electron yang merosot 2,7 persen, Taiyo Yuden turun 3 persen, Fujikura melemah 1,4 persen, Ibiden terkoreksi 3,3 persen, serta Mitsubishi Heavy Industries anjlok 3,4 persen.