Saham TPIA menyentuh batas auto reject bawah (ARB) selama lima hari beruntun sejak Senin hingga Kamis, sementara pada Jumat, sahamnya turun 12 persen ke level Rp2.000.
Penurunan saham TPIA sempat disinyalir karena margin call yang kemudian langsung dibantah oleh manajemen. Sementara JP Morgan memberikan peringkat underweight sekaligus meramal saham TPIA bisa turun hingga ke Rp1.090 yang artinya masih ada potensi penurunan lebih lanjut sekitar 50 persen.
Sentimen negatif yang menyelimuti IHSG juga ikut berdampak pada saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA). Saham logistik yang baru IPO itu juga melemah 50,2 persen dalam sepekan ke Rp620.
Koreksi yang terjadi pada saham WBSA setelah saham tersebut melesat. Sementara itu, pada pekan ini, WBSA mengalami ARB selama lima hari beruntun dan ditutup turun 6 persen pada Jumat.
Berikut daftar saham penghuni top losers pada pekan ini:
1. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) -53,5 persen
2. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) -50,2 persen
3. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) -47,3 persen
4. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) -39,4 persen
5. PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) -38,3 persen
6. PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) -37,5 persen
7. PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) -37,1 persen
8. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) -34,2 persen
9. PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) -33,8 persen
10. PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) -32,4 persen
(Rahmat Fiansyah)