IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lagi-lagi terkoreksi di zona merah pada Jumat (22/5/2026), sempat menembus ke bawah level psikologis 6.000, memperpanjang tren pelemahan menjadi 9 hari berturut-turut di tengah tekanan sentimen domestik maupun global.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.42 WIB, IHSG melemah 0,68 persen ke 6.053,36 usai sempat turun 2 persen ke 5.966,86, level terendah sejak April 2025.
Nilai transaksi mencapai Rp5,25 triliun dan volume perdagangan 9,10 miliar saham.
Sebanyak 427 saham melemah, 224 saham menguat, dan 308 sisanya stagnan.
Penurunan IHSG terutama seiring jebloknya saham-saham konglomerat dan juga bank besar.
Pasar turut mencermati meningkatnya kekhawatiran terhadap arah kebijakan ekonomi Indonesia, terutama setelah muncul wacana pengendalian dan sentralisasi ekspor komoditas.