IDXChannel - Bank Indonesia (BI) mencatat Uang Primer (M0) Adjusted pada Juni 2026 tumbuh sebesar 13,8 persen (yoy), sehingga tercatat sebesar Rp2.228,0 triliun. Pertumbuhan tersebut melambat jika dibandingkan bulan sebelumnya 14,2 persen (yoy).
"Perkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan uang kartal yang diedarkan sebesar 14,0 persen (yoy) dan giro bank umum di Bank Indonesia adjusted sebesar 12,7 persen (yoy)," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan resmi, Selasa (7/7/2026).
Berdasarkan faktor yang memengaruhinya, pertumbuhan M0 Adjusted telah memperhitungkan dampak pemberian insentif likuiditas (pengendalian moneter adjusted).
Perlu diketahui, Uang Primer (M0) adjusted menggambarkan perkembangan uang primer yang telah mengisolasi dampak penurunan giro bank di Bank Indonesia akibat pemberian insentif likuiditas.