Selain itu, pelemahan rupiah, arus keluar dana asing akibat rebalancing indeks MSCI dan FTSE, hingga kekhawatiran investor terhadap arah kebijakan suku bunga dan ekspor sumber daya alam (SDA) pemerintah juga menjadi faktor utama yang membebani pasar.
Dari sisi teknikal, analis BRI Danareksa Sekuritas menilai IHSG masih bergerak dalam tren bearish.
IHSG diperkirakan memiliki support terdekat di area 6.000 dengan support lanjutan di level 5.900, sementara resistance berada di kisaran 6.400.
Pelaku pasar kini menanti rilis data Current Account Balance dan M2 Money Supply yang dinilai akan menjadi penentu arah pergerakan pasar selanjutnya. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.