sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Moody's dan S&P Kompak Soroti Risiko Kebijakan Ekspor Satu Pintu Indonesia

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
21/05/2026 16:48 WIB
Dua lembaga pemeringkat kredit global, S&P Global Ratings dan Moody's Ratings, kompak menyoroti risiko kebijakan ekspor satu pintu komoditas.
Moody's dan S&P Kompak Soroti Risiko Kebijakan Ekspor Satu Pintu Indonesia. (Foto: Magnific)
Moody's dan S&P Kompak Soroti Risiko Kebijakan Ekspor Satu Pintu Indonesia. (Foto: Magnific)

IDXChannel – Dua lembaga pemeringkat kredit global, S&P Global Ratings dan Moody's Ratings, kompak menyoroti risiko kebijakan ekspor satu pintu komoditas yang diumumkan Presiden Prabowo Subianto, meski keduanya turut mengakui potensi manfaatnya bagi stabilitas makroekonomi Indonesia.

Melansir dari Reuters, Kamis (21/5/2026), Moody's menilai rencana sentralisasi ekspor komoditas tersebut bersifat kredit negatif bagi emiten pertambangan. Lembaga itu menilai kebijakan ini berpotensi meningkatkan risiko distorsi pasar.

Di sisi lain, Moody's mengakui langkah tersebut dapat mendukung arus masuk valuta asing serta memperkuat nilai tukar rupiah. Namun secara keseluruhan, kebijakan itu dinilai berpotensi menekan sentimen investor terhadap arah kebijakan ekonomi Indonesia secara lebih luas.

Sebelumnya, S&P Global Ratings memperingatkan bahwa rencana pemusatan ekspor komoditas utama melalui entitas BUMN berisiko menekan indikator kredit sovereign apabila implementasinya tidak berjalan mulus.

Dalam catatan riset yang dikutip Dow Jones Newswires, Kamis (21/5), S&P menilai tenggat waktu implementasi yang relatif singkat justru meningkatkan risiko gangguan perdagangan. Kondisi itu berpotensi membebani ekspor, penerimaan pemerintah, hingga neraca pembayaran Indonesia.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement