IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus tertekan didera sentimen negatif, baik dalam maupun luar negeri. Proses rebalancing MSCI hingga pembentukan BUMN ekspor tunggal menekan kinerja indeks.
Dalam sepekan terakhir, IHSG turun 8,35 persen ke 6.162,04 poin. Indeks sempat bergerak ke bawah level psikologis 6.000 sebelum akhirnya memantul dan menguat menjelang akhir pekan.
Aktivitas perdagangan pada periode yang sama juga lebih aktif dengan peningkatan rata-rata nilai transaksi harian 16 persen menjadi Rp21,8 triliun. Selain nilai transaksi harian, volume transaksi harian juga naik 2,5 persen menjadi 36,67 miliar saham, sedangkan frekuensi transaksi turun 6,5 persen menjadi 2,4 juta kali transaksi. Pelemahan indeks yang disertai aktifnya jual beli tersebut mengindikasikan kuatnya penjualan saham di pasar modal.
Kapitalisasi pasar turun 10 persen menjadi Rp10.635 triliun, sejalan dengan penurunan IHSG. Investor asing mencatat jual bersih (net sell) Rp309,5 miliar sehingga mengakumulasi net sell sebear Rp41,6 triliun sejak awal 2026.
Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi saham yang paling turun dalam sepanjang pekan ini. Saham petrokimia milik taipan Prajogo Pangestu tersebut kehilangan nilainya hingga 53,5 persen.
Saham TPIA menyentuh batas auto reject bawah (ARB) selama lima hari beruntun sejak Senin hingga Kamis, sementara pada Jumat, sahamnya turun 12 persen ke level Rp2.000.
Penurunan saham TPIA sempat disinyalir karena margin call yang kemudian langsung dibantah oleh manajemen. Sementara JP Morgan memberikan peringkat underweight sekaligus meramal saham TPIA bisa turun hingga ke Rp1.090 yang artinya masih ada potensi penurunan lebih lanjut sekitar 50 persen.
Sentimen negatif yang menyelimuti IHSG juga ikut berdampak pada saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA). Saham logistik yang baru IPO itu juga melemah 50,2 persen dalam sepekan ke Rp620.
Koreksi yang terjadi pada saham WBSA setelah saham tersebut melesat. Sementara itu, pada pekan ini, WBSA mengalami ARB selama lima hari beruntun dan ditutup turun 6 persen pada Jumat.
Berikut daftar saham penghuni top losers pada pekan ini:
1. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) -53,5 persen
2. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) -50,2 persen
3. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) -47,3 persen
4. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) -39,4 persen
5. PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) -38,3 persen
6. PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) -37,5 persen
7. PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) -37,1 persen
8. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) -34,2 persen
9. PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) -33,8 persen
10. PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) -32,4 persen
(Rahmat Fiansyah)