IDXChannel - PT Indika Energy Tbk (INDY) menetapkan dividen tunai sebesar USD3 juta atau setara dengan Rp52 miliar yang akan dibayarkan pada 19 Juni 2026. Angka itu mencerminkan rasio sekitar 50 persen dari laba bersih tahun buku 2025.
Di tengah kondisi ekonomi yang menantang, perseroan berkomitmen untuk terus memperkuat transformasi bisnis non-batu bara melalui pengembangan proyek tambang emas Awak Mas sejalan dengan penguatan praktik Environmental, Social, and Governance (ESG).
"Kami terus memperkuat transformasi bisnis di mana seluruh belanja modal pada periode ini dialokasikan untuk proyek tambang emas Awak Mas dan berbagai inisiatif bisnis hijau. Langkah ini merupakan bagian penting dari strategi jangka panjang perseroan yang relevan dengan arah transisi energi global menuju net-zero," kata Direktur Utama dan Group CEO Indika Energy, Azis Armand dalam keterangan resmi dikutip Jumat (22/5/2026).
Dalam RUPST tersebut, pemegang saham menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025, sekaligus memberikan pembebasan tanggung jawab penuh kepada Direksi dan Dewan Komisaris. Perseroan juga menetapkan susunan pengurus baru dengan Agus Lasmono sebagai Komisaris Utama dan mempertahankan Azis Armand sebagai Direktur Utama.
Pada kuartal I-2026, Indika Energy membukukan laba bersih sebesar USD7 juta, meningkat signifikan dibandingkan USD2,9 juta pada periode yang sama tahun lalu. Pendapatan naik tipis menjadi USD493,2 juta didorong peningkatan kontribusi bisnis logistik, perdagangan energi, dan sumber daya non-batu bara.