Selain itu, saham raksasa telekomunikasi pelat merah PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) juga menjadi salah satu pemberat indeks setelah terkoreksi 6,9 persen. Dengan MCFF Rp138,90 triliun, penurunan saham ini mengurangi 23,14 poin dari pergerakan IHSG.
Sementara itu, saham pemain utama sektor otomotif hingga perkebunan PT Astra International Tbk (ASII) turun 4,9 persen dengan MCFF Rp106,05 triliun, menekan indeks sebesar 12,29 poin.
Dari kelompok konglomerasi lain, saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dari Grup Bakrie menjadi salah satu yang terkoreksi paling dalam, yakni 22,74 persen. Dengan MCFF Rp15,77 triliun, saham ini memberikan tekanan 10,44 poin terhadap indeks.
Penurunan tajam saham-saham berkapitalisasi besar tersebut terjadi di tengah tekanan pasar yang meningkat.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat merosot signifikan pada perdagangan Jumat (13/3) seiring memburuknya sentimen global dan lonjakan harga minyak dunia akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.