Pada kuartal II-2026, perseroan mencatat pendapatan bersih Rp11,9 triliun atau meningkat 15,5 persen secara tahunan, sementara laba bersih naik 19,4 persen menjadi Rp690 miliar.
Manajemen menyebut peningkatan kembali jumlah kunjungan pelanggan sepanjang Mei dan Juni, didukung momentum libur panjang dan musim liburan sekolah setelah normalisasi permintaan pasca-Lebaran, menjadi salah satu pendorong pertumbuhan kinerja.
Selain didukung kinerja keuangan, MAP juga mengumumkan telah menerima laporan hasil pelaksanaan Mandatory Tender Offer (MTO) oleh Pacific Universal Investment Pte Ltd selaku pengendali baru perseroan pada 30 Juli 2026.
Perseroan menegaskan pelaksanaan MTO tersebut tidak berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.