Berdasarkan data perdagangan, Tatang melakukan pembelian selama 4 hari berturut-turut, yakni dari 6 November sampai 9 November. Pada 6 November, Tatang membeli 20 ribu saham TUGU pada harga rata-rata Rp1.130. Berikutnya, 7 November Tatang kembali memborong 12.200 saham pada harga rata-rata Rp1.122.
Tatang kembali melakukan pembelian pada 8 November sebanyak 2.000 saham pada harga rata-rata Rp1.100. Pembelian terakhir dilakukan pada 9 November pada harga rata-rata Rp1.105.
Diungkapkan Tatang, bahwa tujuan pembelian saham TUGU untuk investasi. Setelah pembelian ini, Tatang memiliki 100.700 saham TUGU yang setara dengan 0,0028%.
Kharel analis Trimegah Sekuritas menyampaikan bahwa aksi pembelian oleh manajemen tersebut memberi sinyal positif ke pasar lantaran menunjukkan optimisme manajemen terhadap kinerja perseroan yang solid.
"TUGU memiliki fundamental yang solid, kinerja keuangan 2023 akan ditopang oleh pertumbuhan pendapatan premi serta kinerja investasi yang positif. Kenaikan laba bersih yang signifikan membuat TUGU memiliki kemampuan besar untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dalam bentuk setoran dividen" kata Kharel.