IDXChannel - Uber dilaporkan mengalokasikan lebih dari USD10 miliar atau sekitar Rp170 triliun untuk membeli ribuan kendaraan otonom sekaligus mengambil kepemilikan saham di perusahaan pengembangnya.
Dilansir dari CNA pada Rabu (15/4/2026) Langkah ini menandai pergeseran dari model bisnis “ekonomi gig” yang minim aset, sebagai upaya menghadapi potensi disrupsi dari taksi tanpa pengemudi.
Uber saat ini memosisikan diri sebagai platform bagi berbagai operator robotaxi, dengan menjalin kemitraan bersama sejumlah perusahaan kendaraan otonom, termasuk Baidu, Rivian, dan Lucid.
Perusahaan juga telah mengungkapkan rencana untuk menghadirkan layanan robotaxi di sedikitnya 28 kota pada 2028.
Berdasarkan laporan The Financial Times yang mengutip perhitungan analis dan sumber terkait, Uber diperkirakan menginvestasikan lebih dari USD2,5 miliar atau setara Rp42, triliun dalam bentuk kepemilikan saham serta menggelontorkan lebih dari USD7,5 miliar (Rp128 triliun) untuk pengadaan armada robotaxi dalam beberapa tahun ke depan.