IDXChannel – Harga minyak sawit mentah (CPO) melemah untuk hari kedua berturut-turut pada Jumat (5/6/2026), tertekan oleh pelemahan minyak nabati di Bursa Dalian serta kekhawatiran atas sistem ekspor baru Indonesia.
Meski demikian, ekspektasi penurunan produksi turut menahan tekanan penurunan harga.
Kontrak acuan minyak sawit untuk pengiriman Agustus di Bursa Malaysia Derivatives turun 1,56 persen menjadi 4.529 ringgit Malaysia per ton pada 15.43 WIB.
Meski terkoreksi, kontrak tersebut masih berada di jalur penguatan mingguan ketiga berturut-turut dengan kenaikan sekitar 0,51 persen sejauh pekan ini.
Kepala Riset Komoditas Sunvin Group yang berbasis di Mumbai, Anilkumar Bagani, mengatakan, seperti dikutip Reuters, pasar bergerak lebih rendah pada Jumat akibat aksi jual di kontrak berjangka minyak nabati China.