sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Saham Undervalued, INTP Kembali Umumkan Buyback Rp750 Miliar

Market news editor Desi Angriani
15/04/2026 05:45 WIB
INTP kembali mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai Rp750 miliar.
Saham Undervalued, INTP Kembali Umumkan Buyback Rp750 Miliar (Foto: dok Freepik)
Saham Undervalued, INTP Kembali Umumkan Buyback Rp750 Miliar (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) kembali mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai Rp750 miliar.

Rencana tersebut seiring dengan harga saham perseroan yang masih berada di bawah nilai wajarnya (undervalued). Per Selasa (14/4/2026), saham INTP berada di Rp5.325 atau telah terkoreksi 28,76 persen secara year to date (ytd).

“Pembelian kembali saham dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan dan memperbaiki persepsi pasar,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (14/4/2026).

Dalam pelaksanaannya, harga pembelian kembali saham akan ditetapkan paling tinggi sebesar rata-rata harga penutupan harian di Bursa Efek Indonesia selama 90 hari terakhir sebelum tanggal pelaksanaan buyback.

Adapun periode pelaksanaan buyback direncanakan mulai 22 Mei 2026 hingga 21 Mei 2027, setelah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 21 Mei 2026.

Perseroan menegaskan, aksi buyback tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kinerja keuangan, baik dari sisi pendapatan maupun biaya pembiayaan, mengingat seluruh dana yang digunakan berasal dari kas internal.

INTP juga memastikan bahwa struktur permodalan dan arus kas perseroan saat ini berada dalam kondisi yang solid, sehingga tetap mampu mendukung kegiatan operasional serta belanja modal.

Setelah pelaksanaan buyback, jumlah saham treasuri Perseroan diperkirakan tidak akan melebihi 10 persen dari modal disetor, dengan asumsi penarikan sebanyak 84.529.400 saham dari total saham treasuri.

Sebelumnya, INTP telah menghentikan pelaksanaan buyback lebih awal dengan menyerap 66,2 juta saham dengan nilai mencapai Rp437,9 miliar. Jumlah itu setara 1,88 persen dari total anggaran buyback yang mencapai Rp2,25 triliun.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement