Saat ini perseroan memiliki total 10 fasilitas peternakan, enam lini bisnis utama, dan wilayah operasionalnya mencakup 21 provinsi. Mulai dari Jawa Tengah, Jakarta, Sukabumi, Yogyakarta, dan sebagainya.
Fasilitas rumah potong ayam (RPA) milik perseroan memiliki kapasitas 12.000 ekor per jam, dilengkapi dengan teknologi mutakhir dan standar biosecurity tinggi.
Sebagai tambahan informasi, pada akhir 2025 WMUU mendatangkan grand parent stock dari Amerika Serikat untuk menjaga stabilitas produksi, dalam rangka mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik pemerintah.
Lalu siapa pemilik saham WMUU saat ini? Mengutip data Bursa Efek Indonesia, berikut ini adalah informasi kepemilikan saham di PT Widodo Makmur Unggas Tbk.
Siapa Pemilik Saham WMUU?
Sesuai laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dilaporkan ke Bursa Efek Indonesia, hingga akhir Januari 2026, pengendali saham WMUU adalah PT Widodo Makmur Perkasa dengan kepemilikan 5,40 miliar saham.
Jumlah itu setara dengan 41,78 persen dari total saham terdaftar. Pemegang saham mayoritas berikutnya adalah PT Pendanaan Efek Indonesia dengan kepemilikan sebanyak 974 juta saham, setara 7,52 persen dari total saham.
Sementara masyarakat memiliki 6,55 miliar saham, setara 50,68 persen. Adapun penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham WMUU, atau pemilik perusahaan, adalah Tumiyana. Dia adalah komisaris utama yang kini menjabat di perseroan.
Widodo Makmur Unggas mencatatkan sahamnya secara resmi di Bursa Efek Indonesia pada 2021 dengan melepas 1,94 miliar saham di harga penawaran Rp180 per saham. Dari IPO ini, perseroan mengantongi dana Rp349 miliar.
Itulah informasi singkat tentang siapa pemilik saham WMUU.
(Nadya Kurnia)