Selain mengantongi sertifikasi keamanan pangan International Featured Standards (IFS) Food serta izin Otoritas Kedokteran Hewan & Makanan Denmark (DVFA), Denico juga mengoperasikan lini produk B2B bersertifikat halal guna melayani industri pengolahan daging, olahan susu, dan makanan laut berskala besar di dunia.
Masuknya Denico bakal mentransformasi Sinarom yang didirikan pada 2024 dan sebelumnya hanya terbatas pada peracikan perisa serta campuran minyak rempah menjadi New Sinarom.
Melalui transfer teknologi dan formulasi Eropa, entitas baru ini mengekspansi portofolionya ke lima kategori bisnis baru, solusi daging olahan dan unggas, mayones dan saus, olahan susu dan es krim, pemrosesan makanan laut, serta bumbu makanan ringan.
Perseroan memosisikan pasar dalam negeri sebagai fondasi awal dengan potensi nilai pasar yang dibidik mencapai 50 juta hingga 76 juta dollar AS.
Jangkauan ke pasar Timur Tengah dan Afrika Utara sendiri akan digerakkan dengan memanfaatkan kantor operasional Denico di Dubai.