Perseroan juga menyatakan belum dapat memberikan proyeksi spesifik angka pendapatan maupun laba atas masuknya Denico, sebab peta bisnis dan potensi volume pengalihan dari Belanda masih difinalisasi dalam proses uji tuntas (due diligence) yang ditargetkan selesai pada akhir 2026. Jika seluruh persetujuan regulator dan OJK terpenuhi, fasilitas produksi di Indonesia dijadwalkan mulai memasok jaringan pasar Denico secara penuh pada semester II-2027.
(kunthi fahmar sandy)