Dana hasil penjualan akan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional, termasuk belanja modal dan pembayaran kewajiban, meski manajemen belum merinci alokasinya.
Dengan keluarnya IKN, portofolio SINI kini praktis bertumpu pada batu bara.
Dalam tanggapan kepada BEI pada 29 September 2026, perseroan menyatakan strategi 2026 mencakup peningkatan kapasitas operasi secara bertahap serta pengembangan proyek batu bara melalui PBP, PKP, PBC, dan CBP, ditambah CEP setelah akuisisi KMS.
Akuisisi CEP juga memperluas basis tambang SINI dari Kalimantan Tengah ke Kalimantan Timur.
Namun, realisasi peningkatan produksi tetap bergantung pada kesiapan operasional dan kebutuhan pendanaan masing-masing proyek.
Di tengah perubahan tersebut, SINI juga berhadapan dengan potensi perubahan pengendali.