Apabila seluruh saham publik yang menjadi target tender offer terserap, Protelindo diproyeksikan akan meningkatkan kepemilikannya menjadi 1.137.579.698 saham atau mencapai 100 persen saham SUPR.
Adapun proses jual beli saham dalam pelaksanaan VTO akan dilakukan melalui mekanisme crossing di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan penyelesaian transaksi mengikuti ketentuan yang berlaku di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Protelindo menyatakan, telah memiliki dana yang cukup untuk memenuhi kewajiban pembayaran kepada pemegang saham publik yang menjual sahamnya dalam pelaksanaan tender offer tersebut.
"Protelindo memiliki dana yang cukup dan sanggup untuk melaksanakan kewajibannya melakukan pembayaran penuh kepada pemegang saham publik atas pembelian saham publik sehubungan dengan pelaksanaan VTO," tulis manajemen dalam prospektus terbaru, Kamis (23/7/2026).
Sebagai informasi, perubahan status SUPR menjadi perusahaan tertutup merupakan bagian dari strategi Grup PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) dalam menyederhanakan struktur korporasi serta meningkatkan efisiensi pengelolaan aset dan operasional.
(DESI ANGRIANI)